![]() |
| Mana yang anda akan pilih? rasa bangga dengan bukti yang mendukung, atau rasa bangga palsu yang hanya muncul karena kesombongan semata |
Rasa bangga adalah salah satu emosi yang positif, karena rasa bangga bisa mendorong seseorang untuk bekerja lebih keras, rasa bangga bisa membuat seseorang merasa lebih percaya diri, bahkan rasa bangga bisa membuat seseorang menghargai dan menerima orang lain. Rasa bangga bisa menjadi suatu hal yang positif hanya hingga titik tertentu. Tetapi walaupun demikian, saya secara pribadi percaya bahwa rasa bangga itu seperti "pedang bermata dua" satu sisinya memiliki ujung yang tumpul yang tidak berbahaya, tapi di sisi lain terdapa ujung yang tajam dan berpotensi merusak orang yang menggunakannya.
Baca Juga :
Rasa Bangga Emosi yang Dibutuhkan untuk Sukses
Semua orang mengejar perasaan superioritas
Baca Juga :
Rasa Bangga Emosi yang Dibutuhkan untuk Sukses
Semua orang mengejar perasaan superioritas
Leon F Seitzer Ph.D. dalam artikelnya yang berjudul 8 Crucial Differences Between Healthy and Unhealthy Pride mengatakan bahwa dia mempercayai adanya dua tipe rasa bangga; yaitu rasa bangga yang sehat, dan rasa bangga yang tidak sehat. Dia merumuskan kedua rasa bangga tersebut kedalam 8 karakteristik yang dianggap bisa menjadi pembeda rasa bangga yang sehat (sering juga disebut dengan rasa bangga yang sesungguhnya, yang asli, yang tidak dibuat-buat) dan rasa bangga yang tidak sehat (sering disebut juga dengan rasa bangga palsu, yang buruk, keangkuhan dan kesombongan).
Berikut adalah 8 karakteristik yang disebutkan oleh Leon F. Seitzer :






